Takut Dicap Tak Maskulin, Banyak Pria Masih Ogah Lakukan Perawatan

Last updated on: Published by: Keith Walker 0

–>

Suara. com – Perawatan wajah, kulit dan rambut masih menjadi suatu hal yang tabu di kalangan banyak laki-laki. Kentalnya stigma bahwa kepedulian akan diri pada pria yang dianggap tidak maskulin menjadi salah satu alasan kurangnya kesadaran pria untuk merawat diri atau kesehatan mereka.

Meski didukung dengan data bahwa 60 persen perempuan menganggap pria yg memiliki masalah rambut menjadi bukan menarik, namun banyak pria yg masih merasa malu, malas, / merasa rangkaian produk kesehatan serta penampilan terasa mahal.

Padahal, menurut data yang dirangkum oleh Norm Research,   60 persen pria mengalami kebotakan sebelum usia 65 tahun, sementara itu sepertiga laki-laki di dunia juga disebut pasti pernah mengalami ejakulasi dini.

Meski demikian, semua information tersebut masih membuat sejumlah pria merasa malas untuk melakukan serangkaian perawatan kesehatan dan penampilan. Oleh sebab itu, Elio sebuah platform digital pertama di Indonesia buat kesehatan pria, resmi memperkenalkan citra barunya sebagai Norm mulai tanggal 9 September 2020.

Rangkaian Produk Norm untuk masalah rambut, jerawat, dan kesehatan seksual pada pria. (Dok: Norm)

“Dalam kesempatan rebranding terkait, kami memilih nama Norm dengan harapan bahwa produk kami dapat menjadi sebuah norma atau gerakan baru bagi para pria tuk memiliki kualitas hidup yang lebih baik, ” ujar Co-CEO Norm, Waldo Hartanto

Waldo menjelaskan, bahwa pihaknya juga ingin mengomunikasikan pola pikir yang lebih positif tentang perawatan kesehatan dan diri pria. Tuk mengurangi stigma terhadap laki-laki yang takut dianggap tidak maskulin ketika melakukan perawatan, Waldo juga menyebut bahwa kini pihaknya telah memanfaatkan teknologi telehealth.

“Jadi kami menyediakan konsultasi dokter online sehingga privasi pengguna aman dan terjamin, ” kata Waldo.

Pada samping itu, ia juga mengatakan bahwa pihaknya sepat melakukan satu inisiatif online #NewNORMchallenge. Melalui kompetisi ini, Waldo mengajak pria melakukan kebiasaan sehat dan menjaga penampilan sebagai norma baru dalam masa new normal ini.

“Kami berharap buat seterusnya pria dapat menghidupi kebiasaan tersebut bersama Norm. Terakhir, sama seperti perubahan yang kami lakukan agar menjadi lebih baik lagi, Norm percaya bahwa semua pria berhak untuk menjaga diri demi kesehatan dan penampilan mereka, inch kata dia.  

Related posts