Olahraga Sebelum Makan, Memang Boleh?

Last updated on: Published by: Keith Walker 0

–>

Suara. com – Aktivitas menguras tenaga seperti olahraga memerlukan energi yang tak sedikit. Energi sendiri didapat tubuh dari mengonsumsi makanan.

Pertanyaannya, amankah berolahraga dalam kondisi perut masih kosong? Menurut spesialis sinse olahraga dr. Andhika Raspati Sp. KO,   meski belum prasmanan sebelum berolahraga, tubuh manusia idealnya akan tetap memiliki tenaga buat melakukan aktivitas fisik.  

Hanya saja benar disarankan untuk memilih olahraga secara intensitas yang ringan.  

“Olahraga dengan tidak terlalu berat. Misal, jogging, sepeda. Karena olahraga itu bisa ambil energi dari cadangan gemuk. Cadangan lemak sekali pun belum makan dia (lemak) selalu tersedia, ” jelas Andhika dikutip Suara. com dari IGTV @dhika. dr beberapa waktu lalu.

Andhika menjelaskan kalau makan sebelum atau sesudah berolahraga sebenarnya memiliki tujuan berbeda. Ia menganalogikan, jika makan sebelum gerak seperti mengisi bahan bakar ke dalam tubuh.

Menurutnya, pengisian bahan bakar sangat ditentukan dengaj jenis olahraga yang akan dilakukan.   “Tergantung olahraganya apa. Kalau pengen high intensitas, disarankan buat makan dulu, ” kata Andhika.

Jika pilihan sasaran yang dikonsumsi dalam jumlah banyak, Andhika menyarankan agar olahraga paling cepat dilakukan dua jam setelah makan.

Tetapi jika hanya camilan seperti roti, kue, atau buah, makan masa menunggu untuk olahraga setelah prasmanan bisa lebih singkat.  

“Tapi kalau merasa gak perlu kalori sejumlah itu, cukup roti, kue, atau buah dengan begitu jeda buat olahraga bisa lebih pendek. Sekitar 30 menit, ” pungkasnya.  

Related posts