Marga Langka, Peneliti Temukan Burung dengan Dua Jenis Kelamin

Last updated on: Published by: Keith Walker 0

Suara. com – Terdapat kejadian unik di Powdermill Nature Reserve di Pennsylvania. Belum lama ini, para peneliti setempat menemukan spesies langka seekor burung rose-breasted grosbeak dengan bentuk tubuh setengah jantan dan setengah hawa.

Bagaikan dilansir Oddity Central, Sabtu (10/10/2020), Manager Program Banding di Powdermill Annie Lindsay dan rekan-rekannya dalam Cagar Alam Powdermill dilaporkan sudah menangkap dan mengikat burung rose-breasted grosbeak pada 24 September lalu.

Era dia melihat burung itu, ternyata jenis kelaminyya setengah laki-laki serta setengah perempuan. Spesies ini lumrah sangat langka, yang dikenal sebagai gynandromorph. Burung rose-breasted grosbeak itu nampak terlihat indah pada bulu-bulunya.

“Ini spektakuler, burung ini tidak di fase berkembang biak, jadi pada musim semi ketika sedang di dalam masa berkembang biak, ia hendak menjadi lebih jantan, Sementara itu ketika menjadi betina, warna rumor akan menjadi lebih hidup, dan garis antara sisi jantan dan betina akan menjadi lebih terang, ” ujar Lindsay dalam keterangannya.

Baca Juga: Terlalu Sering Memaki, 5 Burung Beo di Taman Margasatwa Inggris Dipindahkan

Para peneliti serupa menunjukkan bahwa burung rose-breasted grosbeak berjenis gynandromorph ini memiliki jatuh hitam dan ciri khas bulu merah muda jantan, dan di sisi lain miliki bulu beragam kuning. Burung itu bahkan mempunyai garis yang membentang di tengahnya, memisahkan dua bagian.

Para ilmuwan mengutarakan bahwa jika burung itu semacam gynandromorph yang telah dipelajari sebelumnya, dengan pemisahan khusus jantannya serupa muncul di dalam, yang berarti burung itu memiliki otak setengah kekar, setengah betina serta organ reproduksi.

Sebab langkanya spesimen ini, ada penuh hal yang tidak diketahui para ilmuwan tentang burung rose-breasted grosbeak. Dalam 64 tahun terakhir ke belakang, tercatat dari Pusat Studi Avian Powdermill hanya terdapat 10 penampakan burung jenis gynandromorph.

“Seluruh awak peneliti sangat bersemangat untuk melihat kelangkaan burung rose-breasted grosbeak berjenis gynandromorph dari dekat, dan menikmati pengalaman sekali seumur hidup tersebut, ” tulis Lindsay di Facebook.

Makin, salah satu dari peneliti yang lain turut menggambarkan seperti melihat unicorn dan peneliti lainnya menggambarkan deraian adrenalin saat melihat sesuatu dengan sangat luar biasa tersebut

Baca Juga: Hilang Sejak 106 Tahun Lalu, Spesies Ular Emas Langka Kembali Ditemukan

Para peneliti juga mengiakan sangat bersyukur bisa menjadi arah dari penemuan yang menarik burung rose-breasted grosbeak jenis gynandromorph tersebut karena ini bukanlah hal yang umum, karena memang merupakan metode genetik menakjubkan yang jarang ditemui orang.

Related posts