Di ISEF 2020, Khanaan hingga Kursein Karzai Hadirkan Koleksi Berkelanjutan

Last updated on: Published by: Keith Walker 0

Suara. com – Perhelatan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2020 yang digelar kemarin, Jumat (30/10/2020) diramaikan oleh peragaan busana virtual dari 36 desainer modest wear Indonesia. Itu dibagi dalam tiga sesi untuk menampilkan koleksinya.

Sejalan dengan tema ISEF 2020 “Sustainable Fashion, Sustainable Lifestyle”, mereka menampilkan koleksi dengan menggubris konsep sustainable fashion atau fesyen berkelanjutan dan mengacu pada Trend Forecasting 2021/2022 dengan tema “The New Beginning” tentang perubahan ragam hidup menghadapi era baru.

Salah satu perancang yang menampilkan karyanya ialah Khanaan. Sebagai desainer dan Creative Director brand tersebut, Khanaan Shamlan menerangkan bagaimana koleksi terbarunya kali ini akan berfokus pada permainan rekam.  

“Motifnya diambil beberapa unsur dibanding motif batik juga, jadi ada mix culture juga. Inspirasinya lantaran baju-baju retro gitu, jadi kebanyakan dari taun sebelum 1910-1950. Looknya lebih klasik ada potongan pinggang, ada outer, dan lainnya, ” jelasnya dalam konferensi pers maya sebelum pagelaran berlangsung.

Baca Juga: Maka Desainer Busana Muslim, Oki Setiana Dewi: Negara Butuh Menerima Cadar

Selain Khanaan, Kursien Karzai pula turut memamerkan koleksi terbaru suangi tadi. Terinspirasi dari era di tengah pandemi, koleksi kali tersebut terdiri dari warna-warna alam, yang menurutnya secara psikis menyimbolkan kita sedang dalam keadaan krisis.  

“Saya mengeluarkan desain kemeja, sporty, rok dengan tetap bergaya victorian dalam mana itu adalah signature daripada Kurzein Karzai itu sendiri, ” jelasnya.

Sementara, Nazya yang membawa brand Zya mengambil tema ‘Pasir Berbuih’.

“Terinspirasi daripada pasir pantai dibawah langit biru yang cerah. Bisa di-mix and match dengan kemeja putih dan celana jeans. Kantong dari tenun ikat, karena kantong saat pandemi ini sangat kita butuhkan, ” jelasnya.

Disusul oleh koleksi dari Najua Bellabaric by Najua Yanti, dengan menampilkan koleksi yang dominan memakai bahan bekas untuk zero waste. Sedangkan konsep sustainable yang diterjemahkannya adalah selain ramah lingkungan, harus juga ramah kantong.

Baca Juga: Zaskia Adya Mecca & Puluhan Perancang Pamerkan Busana Muslim di ISEF 2019

Menyusul ada P`A by Pranaliving yang hadir dengan dengan ornamen khas Indonesia dari Megamendung, Cirebon.

Related posts