Curi Pasir Pantai Bakal Kena Denda Belasan Juta, Alasannya?

Last updated on: Published by: Keith Walker 0

–>

Suara. com awut-awutan Selain menikmati uraian sambil bermain pasir, berenang maupun berjemur, tak sedikit turis dengan dengan sengaja mengambil pasir miring untuk mereka bawa pulang dan dijadikan kenang-kenangan.

Jika kamu juga memiliki kebiasaan satu ini, sebaiknya berangkat berhati-hati. Salah-salah kamu bisa langsung denda belasan juta rupiah atau bahkan kena hukuman penjara kaya turis asal Perancis satu itu.  

Dilansir CNN, turis yang tidak disebutkan namanya ini harus membayar denda 1200 dolar atau sekitar Rp 17, 8 jutaan karena sudah mencoba membawa pasir Pantai Sardinia di Italia.

Ia kedapatan membawa 4, 4 pon atau hampir dua kg pasir di dalam suatu botol yang ia letakkan dalam kopernya. Turis lelaki tersebut ditangkap di Bandara Cagliari Elmas di dalam 1 September 2020 lalu.  

Sungguh, pasir putih di sebuah pulau yang indah di Italia tersebut memang dilindungi. Karenanya tak sedikit turis yang harus membayar denda bahkan hukuman penjara karena menukar pasir tersebut dari asalnya.

“Botol tersebut disita dan sekarang berada di ruang operasi, tempat kami mengemasi barang-barang sitaan. Pada akhir tarikh kami biasanya banyak botol pasir yang terkumpul, ” kata seorang petugas penjaga pantai.

Pada 2017, peraturan ini diberlakukan. Otoritas Italia melarang siapapun untuk mengambil pasir lantaran pantai Sardinia. Denda berkisar kurun 600-3. 550 dolar atau sekitar Rp 8, 9 jutaan-Rp 52 jutaan, tergantung pada jumlah yang diambil dan dari mana ia dikeluarkan, menurut juru bicara itu.

Aturan itu diberlakukan, kata dia, karena insiden pencurian pasir semakin sering berlaku dan semakin membuat masalah.

“Pantai pasir berwarna luar biasa, merah muda ataupun sangat putih. karenanya ini menjelma sasaran khusus, ” tambah ahli bicara itu.

“Tahun lalu kami menemukan situs yang menjual pasir saya sebagai oleh-oleh. Ini menjadi tanda yang sangat terkenal di Eropa, ” katanya.

Related posts